Siapa Ibnu Katsir? Ada Dua Ulama Bernama Ibnu Katsir

  • Whatsapp
ibnu katsir
ilustrasi: goodreads

Nama ulama Ibnu Katsir sering kita dengar namanya. Siapa Ibnu Katsir? Ulama yang masyhur dengan nama Ibnu Katsir setidaknya ada dua orang. Seperti Imam Bukhari Dari Nasab Hingga Wafat, mari kita paparkan hal demikian juga.

Pertama adalah Ibnu Katsir al-Makkiy; salah seorang ahli qiraat terkenal yang wafat pada tahun 120 Hijriyah. Dan yang kedua adalah Ibnu Katsir ad-Dimasyqi ahli tafsir, sejarawan yang wafat pada tahun 774 Hijriyah.

Ibnu Katsir al-Makkiy

Ia merupakah salah seorang Ahli Qira’at Sab’ah yang mutawattir. Nama aslinya adalah Abdullah bin Katsir bin Umar bin Abdullah bin Zadan al-Makkiy.

Sebagian riwayat mengatakan bahwa ia dikenal dengan sebutan Ibnu Katsir al-Dari, dinisbatkan kepada bani Abdi al-Dar. Sebagian riwayat yang lain mengatakan bahwa kata al-Dari dinisbatkan pada sebuah tempat di Bahrain.

Ibnu Katsir ini termasuk golongan Tabi’in. Beliau lahir tahun 45 H di Makkah dan wafat disana pula.

Sebagai tabi’in generasi awal yang tinggal di Mekkah, Imam Ibnu Katsir pernah berjumpa dengan beberapa para sahabat, di antaranya adalah Abdullah bin Zubair, Abu Ayyub al-Ansari, Anas bin Malik, Mujahid bin Jabar, dan Darbas budak pembantu Ibnu Abbas.

Ia belajar Al-Qur’an kepada beberapa tabi’in senior, diantaranya adalah: (1) Abdullah bin al-Saib al-Makhzumi. (2) Mujahid bin Jabar al-Makki. (3) Darbas pembantu Ibnu Abbas. Ketiga dari mereka merupakan guru dari Imam Ibnu Katsir yang memiliki transmisi sanad yang bersambung langsung kepada para sahabat.

Abdullah bin al-Saib belajar kepada sahabat Ubay bin Ka’ab dan Sayyidina Umar bin Khattab, keduanya menerima bacaan dari Nabi Muhammad SAW. Adapun Mujahid bin Jabar belajar kepada Abdullah bin al-Saib dan Sayyidina Abdullah bin Abbas. Darbas belajar kepada sayyidina Abdullah bin Abbas. Abdullah bin Abbas belajar kepada Ubay bin Ka’ab dan Zaid bin Tsabit. Keduanya belajar langsung kepada Nabi Muhammad SAW.

Ibnu Katsir ad-Dimasyqi

Nama lengkapnya Ibnu Katsir Ismail bin umar bin Katsir bin Dhowwa al-Bashri ad-Dimasyqi Abu al-Fida Imaduddin. Ia termasuk ulama ahli tafsir, sejarawan dan hafidz. Lahir pada tahun 701 H di Syam dan wafat di Damaskus pada tahun 774 H, dikuburkan bersebalahan dengan kubur Ibnu Taimiyyah.

Karya terkenal beliau adalah “al-Bidayah wa an-Nihayah”, “Tafsir al-Qur’an al-Karim”, “Jami’ al-Masanid”.

Ibn Katsir tumbuh besar di kota Damaskus. Di sana, beliau banyak menimba ilmu dari para ulama di kota tersebut, salah satunya adalah Syaikh Burhanuddin Ibrahim al-Fazari.

Ia juga menimba ilmu dari Isa bin Muth’im, Ibn Asyakir, Ibn Syairazi, Ishaq bin Yahya bin al-Amidi, Ibn Zarrad, al-Hafizh adz-Dzahabi serta Ibnu Taimiyah. Selain itu, beliau juga belajar kepada Syaikh Jamaluddin Yusuf bin Zaki al-Mizzi, salah seorang ahli hadits di Syam. Syaikh al-Mizzi ini kemudian menikahkan Ibnu Katsir dengan putrinya.

Selain Damaskus, beliau juga belajar di Mesir dan mendapat ijazah dari para ulama di sana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *