Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa Sunnah

  • Whatsapp
Keutamaan bulan muharram
Dok: Unsplash/Zahid Lilani

Bulan Muharram memiliki keutamaan. Allah SWT menciptakan manusia dan memberikan keistimewaan kepada salah seorang di antara mereka yakni para Rasul dan Nabi-Nya. Allah SWT juga memberikan satu hari di antara hari-hari yang ada, yakni hari jumat. Dan Allah SWT memberikan keistimewaan satu malam di antara malam-malam yang ada, yakni malam lailtul-Qadr.

Sebagaimana dalam surat al-Baqarah ayat 197, Allah SWT juga mengistimewakan shalat al-Wustha di antara shalat fardhu yang lain, yang mana beberapa ulama menafsirkan bahwa shalat al-Wustha itu adalah shalat Ashar. Begitu juga pada perihal bulan-bulan yang ada, Allah SWT memberikan keistimewaan pada bulan-bulan haram di antara bulan-bulan lainnya.

Read More

Imam al-Thabari dalam tafsirnya menukil perkataan sahabat Ibnu Abbas r.a., perihal kemuliaan yang Allah SWT berikan untuk bulan-bulan haram ini:

مٰظعو ،امًرُحُ نهلعجف رهشأ ةعبرأ كلذ نم صخَّ لحاصلا لمعلاو ،مظعأ نهيف بنذلاَ لعجو ،نتهامرُحُ .مظعأ رجلأاو

“Allah SWT memberikan keistimewaan untuk 4 bulan haram di antara bulan-bulan yang ada, dan diagungkan kemuliaannya bulan itu, dan menjadikan dosa yang terbuat serta amal ibadah yang dilaksanakan menjadi lebih besar ganjaran dosa dan pahalanya”. (Tafsir al-Thabari 14/238)

Imam Ibnu Katsir, dalam tafsir surat yang sama, menukil perkataan Imam Qatadah, ahli tafsir dari kalangan Tabi’in:

“Allah SWT mensucikan makhluk-Nya di antaranya makhluk-makhluk ciptaany-Nya, mencusikan para rasul dari kalangan malaikat, mensucikan para Rasul di antara manusia yang lain, mensucikan dzikir dari perkataan makhluk Nya, mensucikan masjid dari tanah-tanah lain, mensucikan bulan Ramadhan dan bulan-bulan haram di antara bulan-bulan lain, mensucikan hari jumat di antara hari-hari lain, mensucikan malam lailatul -qadr di antara malam-malam lain. Maka muliakanlah apa yang Allah SWT telah muliakan.

Sesungguhnya memuliakan apa yang Allah SWT muliakan adalah yang dilakukan para ahli ilmu dan orang-orang berakal.” (tafsir Ibnu Katsir 4/149)

Sunnah Puasa di Bulan-Bulan Haram

Dalam “Muharram Bukan Bulan Hijrahnya Nabi” karya Ustaz Zarkasih Lc menyebutkan bahwa bulan ini adalah salah satu bentuk pemuliaan atau penghormatan kepada bulan-bulan haram, yakni berpuasa di dalamnya. Selain untuk memuliakan apa yang Allah SWT muliakan, berpuasa dan memperbanyak amal di bulan Haram adalah upaya memanfaatkan waktu yang Allah SWT sediakan banyak pahala di dalamnya.

Selain karena memang bulan-bulan haram adalah bulan mulia, puasa di dalamnya juga disyariatkan karena memang ada riwayat yang secara eksplisit mensyaratkan itu. Imam Ahmad dalam musnad-nya, serta imam Abu Daud dan juga Imam Ibnu Majah dalam kitab sunan mereka meriwayatkan hadits dari salah seorang dari suku al-Bahilah:

“Aku mendatangi Nabi s.a.w. lalu aku berkata kepada beliau, “Wahai Nabi, aku adalah orang yang pernah datang kepadamu di tahun pertama”

Nabi kemudian bertanya, “Kenapa badan kamu menjadi kurus?”

Ia menjawab, “Aku selama ini- tidak makan dalam sehari kecuali malam saja.”

Nabi bertany,: “siapa yang menyuruhmu menyiksa tubuhmu seperti ini?”

Aku (Al-Bahiliy) menjawab, “Wahai Nabi, aku ini orang yang kuat bahkan lebih kuat”.

Nabi mengatakan, “Puasalah bulan sabar –bulan Ramadhan- saja, dan sehari setelahnya!”

Lalu aku menjawab, “Aku lebih kuat dari itu ya Nabi!”

Nabi menjawab, “Kalau begitu, puasa ramadhan dan 2 hari setelahnya!”,

Aku menjawab lagi, “Aku lebih kuat dari itu wahai Nabi!”

Nabi berkata: “Kalau begitu, puasa Ramadhan, kemudian 3 hari setelahnya, dan puasalah pada bulan-bulan haram!”.

Puasa yang disebutkan adalah puasa secara mutlak. Artinya puasa dengan waktu yang tidak tertentu. Maka puasa di hari ke berapa pun dalam bulan-bulan haram itu tidak masalah. Sebab memang itu disunnahkan. Jadi kalau ada yang melarang orang lain untuk puasa di bulan-bulan haram. Bisa jadi ia tidak tahu kemuliaan bulan. Atau bisa juga ia mengingkari kemuliaan bulan yang Allah SWT sudah muliakan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *