Doa Hujan, Beserta Arti dan 6 Hikmahnya

  • Whatsapp
Doa ketika turun hujan
Dok: Rhendi Rukmana/ Unsplash

Memanjatkan doa saat hujan itu penting. Sama pentingnya ketika kita melakukan aktivitas yang lain. Benar, cuaca belakangan memang sukar untuk diprediksi. Apalagi bagi kita yang masih kurang ilmu. Namun demikian kita tidak boleh mengeluh apalagi mengutuk turunnya hujan dengan keluhan yang khas ‘Yaah, hujan!”.

Hujan turun sejatinya mendatangkan banyak manfaat untuk mahluk di bumi. Udara menjadi kian sejuk, tanaman pada tumbuh, padi di sawah mendapatkan aliran air, binatang mendapatkan air minum dan lain sebagainya. Jika hujan nantinya mendatangkan bencana bernama banjir itu karena ulah manusia yang membuang sampah sembarangan, sehingga saluran air menjadi mampet. Juga karena lahan serapan air hujan sudah dialihfungsikan menjadi bangunan-bangunan komersil yang tidak memperhatikan dampak lingkungan.

Read More

Saat turun hujan ini mengingatkan kita pada perang Badar yang malam sebelumnya turun hujan untuk memberikan keteguhan pada pasukan kaum muslimin. Seharusnya kita pun demikian, hujan makin membuat kita makin semangat melakukan aktivitas termasuk beribadah. Semangat tidak luntur hanya karena tetesan air hujan.

Doa Hujan

Saat turunnya hujan, kita dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam riwayat Shahih al-Bukhari, ketika melihat hujan turun, Rasulullah Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wassalam mengucapkan doa berikut:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً

Allahumma shayyiban naafi‘an.

Artinya, “Duhai Allah, turunkanlah pada kami hujan (lebat) yang bermanfaat.”

Berapa kali harus membaca dong tersebut? Nabi Muhammad SAW membaca doa turun hujan tersebut sebanyak dua bahkan tiga kali.

Hikmah Turunnya Hujan

Setiap peristiwa alam pasti menyimpan hikmah di baliknya. Di antara hikmah diturunkannya hujan diungkapkan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As Sadhan sebagai berikut:

  1. Sebuah bukti kekuasaan Allah SWT sebagai al Khaaliq
  2. Menunjukkan kita lemah sebagai seorang makhluk
  3. Membuktikan betapa Sang Khaliq itu menyayangi mahlukNya
  4. Menginsyaratkan betapa miskinnya makhluk
  5. Tidak bolehnya seseorang berputus asa dari rahmat Allah
  6. Dalil yang bisa direnungkan akal yang menunjukkan kebangkitan setelah kematian.

Allah tidak menjanjikan hari-hari tanpa kepedihan, tawa tanpa sedih, tapi menjanjikan setiap kesulitan akan datang kemudahan. Demikian juga, panas yang berdampingan pula dengan hujan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *