8 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Terbaru 2020

  • Whatsapp
mendapatkan uang dari internet

Tidak sedikit yang masih beranggapan bahwa menghasilkan uang dari internet adalah impian semu belaka. Halu, katanya.

Sementara mereka yang dapat menemukan cara untuk menghasilkan uang melalui internet baik melalui situs web atau usaha online lainnya, mereka merasa sudah tepat untuk berhenti dari pekerjaan untuk fokus pada kewirausahaan onlinenya. Lebih dari itu, mereka bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga dan akhirnya memiliki kendali penuh atas waktu dan hidupnya.

Read More

Gilanya, menghasilkan uang secara online bukan mimpi isapan jempol belaka.  Saya mengenal banyak kerabat dan teman yang menghasilkan cuan yang nggak main-main dari bisnis ‘hanya bermodal kuota internet’ ini.

Kabar baiknya, kebanyakan strategi pendapatan dari online ini tidak begitu rumit.  Seperti usaha bisnis pada umumnya, penghasilan online yang nanti/sedang kamu jalankan hanya membutuhkan waktu untuk tumbuh.  Kamu hanya butuh mencurahkan waktu dan energi yang diperlukan untuk mendapatkan ide yang brilian agar bisa mendapatkan berlian.

Jika kami ingin mendapatkan uang dari internet tetapi tidak yakin harus mulai dari mana, berikut ada beberapa strategi terbaik dan paling realistis untuk dipertimbangkan:

1. Google Adsense

Jika kamu mengunjungi situs web apa pun, kamu pasti sering melihat iklan Google.  Iklan ini ada di mana-mana, dan sangat menjanjikan.  Tak hanya mudah diatur di situs web, tetapi Adsense juga menguntungkan jika dipasang di situs web kamu. Jika mendatangkan jumlah traffic yang stabil atau sangat banyak pengunjungnya, maka kamu akan semakin banyak cuan.

Google AdSense itu sangat mudah pengaturannya.  Jika kamu memiliki blog atau situs web, kamu bisa mendaftarkan akun Google AdSense secara gratis.  Dari sana, Google akan memberi kode unik yang nantinya akan di-paste ke situs web kamu.  Google akan mereview tampilan halaman, traffic atau keramaian pengunjung, dan payment atas nama kamu. 

Usai mendaftar, Google akan mereview dan itu membutuhkan waktu beberapa hari hingga dua minggu lebih. Bisa cepat sekali, atau bisa agak lama. Tergantung dari kualitas konten website kamu juga sih.

2. Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah proses di mana afiliasi (kerja sama) yang bisa mendatangkan komisi karena memasarkan produk orang lain atau perusahaan. Sederhananya, afiliasi dilakukan untuk mencari produk yang pengunjung sukai, lalu mempromosikan produk itu dan mendapat cuan dari setiap penjualan yang mereka lakukan.  Penjualan dilacak melalui tautan afiliasi dari satu situs web ke situs web lainnya.

Secara umum, kamu ingin bermitra dengan afiliasi yang terkait dengan konsep blog atau situs kamu.  Misalnya, kamu seorang konsultan keuangan, kamu telah memfokuskan banyak energi afiliasi kamu pada produk keuangan seperti rekening tabungan, kartu kredit, dan akun investasi.

Selain mendaftar untuk program afiliasi individual, kamu juga bisa mendaftar untuk jaringan iklan afiliasi yang menawarkan banyak afiliasi berbeda di satu tempat.  Dengan begitu, kamu bisa melihat apa yang berhasil dan apa yang unfaedah seiring waktu.

Bagaimana affiliate bekerja?

Kamu harus mendaftarkan situs atau media sosial kamu ke suatu perusahaan situs web afiliasi. Setelah mendaftar, kamu bakal  diberikan sebuah tautan (link) afiliasi.

Lalu, pasang link itu di website dan promosikan link tersebut di  blog atau media sosial kamu.

Siapa saja yang ngeklik melalui link yang kamu pasang tadi terus melakukan transaksi (pembelian), maka kamu bakal dapat cuan atau komisi.

Komisi yang diberikan berapa besarannya?  Bervariasi sih. Bisa dilihat dari produk yang dijual tadi. Cara ini adalah model bisnis yang bisa dikatakan pendapatan pasif, juga cenderung mudah bagi newbie sekalipun.

Baca juga: Manfaat Daun Kelor untuk Kecantikan

3. Kursus Online

Jika kamu punya keterampilan yang bisa kamu ajarkan kepada orang lain, kamu juga bisa membuat kursus online.  Kamu bisa menemukan beberapa aplikasi kursus online yang mengajarkan apa saja mulai dari memasak, kursus Bahasa Inggris, Bahasa Arab, bahkan menulis lepas. Banyak kan sekarang aplikasi semacam Quiper, Ruang Guru, Sinotif dan yang lainnya.

Selain mendaftar ke lembaga belajar online di atas, kamu juga bikin sendiri kursus online yang private. Kamu unggah pengumumannya di media sosial Instagram atau WhatsApp. Jangan lupa grafisnya dibikin semenarik mungkin. Ngajarnya nggak harus ketemu, bisa lewat aplikasi Zoom, Google Meet atau sekarang Facebook ada Facebook Room ya untuk video conference.

Untuk jangkauan lebih luas, kamu juga ‘menjual’ kemampuan kamu di Teacable.com. Dengan Teachable, kamu bisa mengunggah materi kursus dan menggunakan platform ini untuk mengelola calon peserta kursus dan menerima pembayaran berupa dolar. Gurih ini!

4. Podcasting

Cara lain untuk menghasilkan uang secara online adalah bikin konten podcast. Kalau nyebut podcast, sekarang platform yang tepat untuk podkesan ya Spotify meski ada tempat lain untuk itu (dulu SoundCloud juga bisa dipakai podcast).

Sebelum memulai kamu harus tentukan dulu apa niche (tema spesifik) kamu. Kamu mau ngomong apa di podcast nanti. Selain ngomong sendirian, kamu juga bisa menghadirkan orang lain untuk menjadi narasumber. Nggak harus orang yang terkenal atau selebgram, yang penting nyambung dengan niche, unik dan enak diajak tektokan. Menghadirkan narasumber ini bisa menambah suasana segar juga mengurangi sedikit kerja kamu he-he-he.

Podcast memang belum bisa secara langsung dipasang Adsense kayak YouTube atau blog. Namun demikian ada cara lain untuk monetisasi podcast.

Yang pertama, monetisasi lewat konten dengan cara memasarkan sebuah produk atau jasa berupa ads lips, lewat ucapan atau obrolan yang sedang berlangsung. Yang kedua yaitu monetisasi dengan cara jualan merchandise (kaos, mug, softcase, botol air minum dll), bikin agenda berbayar, menjadi pembicara, dan lain sebangsanya.

5. Jadi Reseller atau Dropshiper

Menjadi reseller bisa menjadi pilihan kamu untuk mendapatkan uang dari internet. Tidak harus memiliki modal yang banyak. Modal kurang dari Rp200 ribu juga udah bisa jadi reseller minuman jus kacang hijau, misalnya. Sebulan bisa mengantongi keuntungan minimal Rp3 juta.

Kalau kamu belum memiliki jaringan atau tidak tahu bagaimana mencari produk yang di-reselling-in, kamu bisa mencari di marketplace tentunya kalau bisa yang udah starseller ya. Juga bisa melalui media sosial Instagram dengan pencarian tanda pagar (tagar). Contohnya tagar “reseller (ketik kota kamu).

Kalau mau minim risiko, mending kamu dropship aja dulu. Selain tidak mengeluarkan uang sama sekali, kamu juga nggak capek-capek packaging dan mengantar ke jasa antar barang. Lewat dropship, kamu hanya perlu promoin atau memasarkan saja.

6. Penulis Konten

Jika kamu memiliki keterampilan menulis dan kreatif, kamu juga layak dibayar untuk menulis online.

Seorang penulis konten yang saya kenal, dalam sebulan ia bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp12 juta. Di luar sana banyak sebenarnya. Sebut saja Holly Johnson yang bisa menghasilkan lebih dari $200.000 per tahun untuk menulis konten di beberapa website. Wow, fantastik!

Lalu harus menulis di mana? Ada beberapa situs di Indonesia yang bisa membayar kamu. Sebut saja Mojok.co, UC News, Basabasi.co dll.  Rata-rata website itu menyajikan tulisan mulai dari berita, opini, esai, resensi, cerpen, sampai artikel. Tentu harga berbeda dari tiap tulisan.

Jika masih kesulitan untuk menyalurkan tulisan kamu, kamu bisa ajak kerja sama dengan blog teman kamu yang sudah menghasilkan cuan dari Google AdSense. Hasilnya bisa lebih besar ketimbang mengirimkan ke media lain, tergantung kesepakatan pembagian raihan trafficnya aja. Bisa 50:50, bisa juga 50:40. Pandai-pandai saja bargaining.

7. Posting yang Dibayar

Jika kamu memiliki blog atau pengikut media sosial yang banyak followers, kamu juga dapat menghasilkan uang dari internet dengan mengejar posting dan iklan berbayar atau paid promote.  Tetapi, bagaimana cara kerjanya?

Pada dasarnya, perusahaan bersedia membayar blogger dan influencer media sosial untuk mempromosikan produk dan layanan mereka.  Jika kamu memiliki platform, baik itu blog atau pengikut Instagram yang besar, kamu bisa mencuankan.

Saya pernah bertanya kepada seorang teman yang memiliki 830K followers di Instagram (ya, dia selebgram), setiap kali paid promote di instastory saja dipatok Rp500 ribuan dengan format video pendek. Beda cerita jika postingnya di feed dia, beda format posting (video atau hanya gambar) dan durasi posting, juga beda harga.

Wah berarti harus jadi selebgram dulu dong? Tidak juga. Kamu bisa menjadi konten kurator, dengan cara memposting apa saja dari akun milik orang lain. Ya, repost. Apakah bisa dan diperbolehkan? Boleh saja, asal izin dengan cara DM (direct message) atau menyertakan sumber aslinya. Jangan mengklaim bahwa itu karya kamu. Akun besar yang melakukan praktik ini adalah @instagram, @dagelan, dll.

Baca juga: Cara Mengatasi Gas Elpiji yang Tidak Menyala

8. Menjadi YouTuber

YouTube adalah salah satu platform yang memungkinkan kamu untuk menghasilkan uang secara online.  Ada ribuan channel YouTube di luar sana yang memiliki banyak topik untuk dijadikan bahan konten, dan sebagian besar channel yang memiliki banyak subscriber itu menghasilkan uang dari imbalan video yang mereka buat.

“Tapi saya tidak punya kamera bagus?” Tidak harus menunggu memiliki kamera bagus untuk memulainya. Kamu bisa menggunakan kamera ponsel cerdas kamu. Jika kamu merasa kualitas kamera smartphone kamu kurang bagus, kamu bisa ajak kerjasama teman kamu yang memiliki kamera. Sementara kamu bagian dari penyusun ide konten dan eksekutornya.

“Bagusnya nichenya apa ya?” Sebelum kalimat ini kamu sampaikan, kamu tanya kepada dirimu sendiri kemampuan apa yang kamu punya? Pintar memainkan alat musik? Kamu bisa meng-cover lagu yang lagi trending. Pintar mengarang cerita? Kamu bisa film pendek. Jago memasak? Kamu bisa membuat video tutorial memasak yang enak. Kalau jago makan, nah ini enak lagi. Kamu bisa review makanan yang enak di sekitar rumah kamu. Sudah kenyang dapat cuan lagi. Nggak punya ide apa-apa? Bengong selama dua jam pun bisa jadi bahan konten YouTube kamu. Masih ingat dengan channel “Sobat Miskin Official”? Dia meraih 2,2 juta penonton hanya dengan judul “2 jam nggak ngapa-ngapain”. Tapi sebaiknya kamu membuat sesuatu yang bermanfaat, bukan mengajak orang berbuat malas-malasan ya.

Setelah memikirkan konten apa yang kamu inginkan, jangan lupa untuk memonetize YouTube kamu agar bisa diuangkan. Penuhi syarat-syaratnya seperti minimal 1000 subscribers, 4000 jam tayang, tidak reupload dari video milik orang lain dan juga gunakan latar musik yang melanggar hak cipta. Soal musik sebaiknya kamu download saja secara gratis dari YouTube di YouTube Audio Library. Di situ banyak jenis musik yang kamu pakai secara gratis tanpa takut kena semprit.

Sekarang kamu bisa memilih mana yang cocok buat kamu agar bisa menghasilkan uang dari internet. Boleh pilih lebih dari dua jika kamu rasa ada kaitan dan bisa menghasilkan lebih banyak pendapatan. Namun bisa juga kamu pilih satu saja agar fokus menghasilkan dari satu pintu. Selamat mencoba!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *